Senin, 23 Februari 2009

Profil Prof.Dr.Hendro Sudjono Yuwono

N a m a : Prof.Dr.Hendro Sudjono Yuwono
Lahir : Bandung 26 Januari 1947
Alamat : Jl.Suryalaya X No 1 Bandung Indonesia
Kantor : Departemen Bedah .RSUP Hasan Sadikin Bandung
Status Perkawinan
  1. Istri : Drs.Agustin Widyastuti Soewito
  2. Anak : Hito Subodo Pratyakso, Hawani Sasmaya Prameswari
Riwayat Pendidikan dan Pekerjaan
  1. Elementary School Bandung 1953-1959
  2. Junior High School Bandung 1965-1975
  3. Senior High School Bandung 1962-1965
  4. School of Medicine,Padjadjaran University, Bandung 1965-1975
  5. General Surgeon,Padjadjaran University Bandung 1981-1985
  6. Wet Practical Course on Microsurgery in Surabaya Juli 15-16 1985
  7. PhD. 1985-1988.Academic Medical Centre,University of Amsterdam,The Netherlands.Thesis: Healing of Lymphatic Vessel Anastomosis.
  8. Vascular Surgery Training.Leiden Academic Hospital,Dept of Surgery 1988-1989
  9. The 9th International Post Graduate Course on Vascular Surgery,by Department of Vascular Surgery Academic Medical Centre,University of Amsterdam
  10. Open Heart Surgery Clinical Training,RS Jantung Harapan Kita 1991
  11. Training on Lymphatic Vessel Surgery.GrossHadern Clinic,Ludwig-Maximilians.Univerity,Munich Germany 1992
  12. Course: National Course of Clinical Epidemiology 1992
  13. Course: First National Course in Case Control and Cohort Study 1995
  14. Course: National Advanced Course on Analytical Studies 1995
  15. Course: ATLS
  16. Course: Applied Aproach
  17. Training of The Trainer 2005
Karir
  1. 1975-1985 : Teaching Staff Member in School of Medicine Padjadjaran Universityb
  2. 1981-1985 : Training in Dept of Surgery Padjadjaran University
  3. 1995 : Head Division of Vascular Surgery, Dept of Surgery Padjadjaran University
  4. 2006 : KPS Ilmu Bedah
Membership Professional Organisation
  1. PESBEVI
  2. IKABI
  3. IDI
  4. PERHUKI
  5. PKGDI
  6. Asian Vascular Society
  7. The Indonesian Society for Microcirculation and Phlebologi
  8. The Indonesian Society of Vascular Medicine

Profil Prof.Dr.H.Djang Jusi

Prof H.Djang Jusi
N I P : 140062430
Pangkat : Pembina Tk I / Lektor Kepala
Keahlian : General Surgeon and Vascular Surgeon

Pendidikan dan Pengalaman Kerja
  • 5 Agustus 1959 Dokter Lulusan FKUI Jakarta
  • 18 November 1959 Kepala RSU Pemangkat Kalbar
  • Kepala RSU Sambas Kalbar
  • 1 Agustus 1962 Kepala Dinas Kesehatan Kab Sambas Kalbar
  • Kepala RSU Singkawang Kalbar
  • Kepala koloni orang sakit jiwa Singkawang Kalbar
  • 2 September 1963 Asisten Ahli di bagian Bedah FKUI/RSCM Jakarta
  • 12 September 1966 Ahli Bedah di Bagian Bedah FKUI/RSCM Jakarta
  • 10 Februari 1970 Asisten in The Afdelling Hart-Vaat Chirurgie"Wilhelmina
  • Gasthuis" Rijks Universiteit van Amsterdam,Holland
  • 14 Juni 1973 Doctor in Geneeskunde,Thesis : The Vascularization of Vascular
  • Prostheses , Rijks Universiteit Van Amsterdam Holland
  • 16 Juli 1973 Kepala Subbagian Bedah Vaskuler di Bagian Bedah FKUI/RSCM
  • 4 Oktober 1989 kenaikan Pangkat menjadi IV C
Tanda Penghargaan
  1. Veteran Pejuang Kemerdekaan RI.SK Menteri Urusan Veteran RI no 236/KPTS/MUV/1962
  2. Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya Tingkat II,Keppres RI No.022/TK/Tahun198

Senin, 09 Februari 2009

History of Indonesian Vascular and Endovascular Surgery



Pada akhir tahun 1970, di bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dirasakan kebutuhan adanya suatu wadah untuk menampung pasien dengan kelainan vaskuler yang sebelumnya ditangani oleh bedah umum. Dengan kembalinya beberapa spesialis bedah dari luar negeri yang mempunyai perhatian khusus pada ilmu bedah vaskuler, antara lain, ProfDjang Jusi dari Jakarta yang telah melakukan penelitian dan mendapat pelatihan khusus di Amsterdam, mulai dirintis jalan untuk membentuk wadah dimana semua kasus dengan kelainan vaskuler dapat ditangani secara khusus. Kemudian satuan tugas ini diperkuat oleh dr. Murnizal Dahlan yang telah menyelesaikan pelatihan di Paris dan dr. Hilman Ibrahim dari Perth. Terakhir dilengkapi oleh dr. Raden Suhartono dan dr. Dedy Pratama dari Jerman.Pada tahun 2011 Divisi vaskuler FKUI/RSCM diperkuat oleh dr.Alexander JayadiUtama yang telah menyelesaikan pendidikan di St Franziskus Klinikum  MunsterJerman, selanjutnya sejak tahun 2013 diperkuat oleh dr.Patrianef yang telah menyelesaikan pendidikan dalam bidang endovaskuler di Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia dan Hospital Kuala Lumpur. Saat ini sedang menjalani pendidikan endovaskuler di Jepang dr.Achmadu
Di Bandung, Prof Dr HendroSudjono Yuwono telah menyelesaikan pelatihan Vaskuler di Amsterdam, mengembangkan layanan vaskuler di RS Hasan Sadikin /FK Unpad  Bandung. Sejak tahun 2009 diperkuat oleh dr.Teguh Marfen Djajakusumah yang telah menyelesaikan pendidikan di FKUI/RSCM.
Pada tahun 2006 mulai berkembang pelayanan bedah vaskuler di RS dr Karyadi/ FK Undip Semarang, yang dilakukan oleh dr Aries  Soejarwo yang merupakan lulusan dari FKUI/RSCM Jakarta. Selanjutnya pada tahun 2008 pelayanan bedah vaskuler mulai terselenggara di RS M.Djamil/FK Unand Padang, yang dilakukan oleh dr.Raflis Rustam . Di Tangerang sejak tahun 2009 telah dilaksanakan pelayanan vaskuler oleh Dr.Ismon Kusasi, yang bersangkutan pada tahun 2013 telah menyelesaikan pendidikan endovaskuler di Hospital Universiti Kebangsaan malaysia dan Hospital Kuala Lumpur. Di Medan sejak tahun 2010 telah dilakukan pelayanan vaskuler oleh dr Aswadi Tanjung. Pelayanan vaskuler dan endovaskuler di RSU Prof Kandou Manado dilaksanakan oleh dr Richard Sumangkut SpB SpB(K) V terhitung mulai Juli 2012
Pelayanan vaskuler telah lama dilakukan di RSPAD Jakarta yang diawali oleh almarhum dr.Ari Mboik, pelayanan vaskuler dan endovaskuler di RSPAD sejak tahun 2012 dilakukan oleh dr.Dedy Ahmad Zaelani SpB(K)V
Pelayanan vaskuler dan endovaskuler di RS Fatmawati Jakarta dilakukan oleh dr.Witra Irfan  sejak tahun 2013

Saat ini sedang menjalani pendidikan sebanyak 8 orang trainee yaitu Dr.Jaka dari RS Ahmad Hussein Palembang , Dr Vendry Rivaldy yang berasal dari RSUP M Jamil Padang, dr Puti Hapsari dari RS Hasan Sadikin bandung, dr Agnes SpB dari RSAL Mintoharjo Surabaya.dr Mula dari RS....... selanjutnya mulai Juli 2013  dr.Ramzi dari Riau. dr M Fauzi dari RS Dr Pirngadi Medan, dr.Wahyu Saat ini untuk pendidikan peserta diambil dari spesialisasi bedah umum, sebab pendidikan bedah vaskuler dan endovaskuler masih merupakan bagian dari bedah umum.

Selain itu Dr.Achmadu Staf dari FKUI/RSCM saat ini sedang memperdalam ilmu vaskuler di Jepang.

Pada saat ini Divisi Bedah Vaskuler juga diperkuat oleh Prof Dr. Med. dr. Rasjid Soeparwata yang ditempatkan di Divisi Bedah Vaskuler sebagai hasil kerjasama dengan Universitats Klinikum Muenster Germany.

Kerjasama dengan luarnegeri makin ditingkatkan,selain kerjasama dengan St Franziskus Klinikum Munster jerman, maka  saat ini kerjasama juga dilakukan dengan Departemen Bedah University Kebangsaan Malaysia, kerjasama ini merupakan pengembangan kerjasama Universitas Indonesia dengan UKM Malaysia
Kerjasama juga dilakukan dengan Hospital Kuala Lumpur untuk pengembangan endovaskuler.

Dengan berfungsinya Divisi Vaskuler di FKUI RSCM tahun 1975 maka layanan Vaskuler mulai diselenggarakan dengan intensif.  Pada awalnya hambatan karena belum tersedianya alat diagnosis penunjang untuk melengkapi diagnostik Vaskuler.  Layanan Vaskuler selanjutnya berkembang pesat setelah tersedia alat-alat penunjang diagnostik baik invasif maupun non invasive.  Saat ini untuk diagnostik non invasif di Divisi Vaskuler  telah memilki sebanyak 3 buah USG,  satu buah fixed dan dua buah portable.  Selain itu juga memiliki pletismograf.  Dengan kerjasama Radiologi dan Pusat Jantung Terpadu (PJT) RSCM saat ini telah dilakukan pemeriksaan arteriografi.

Di Kencana telah dilaksanakan pelayanan canggih seperti endovenous laser yang merupakan pelayanan minimal invasive untuk menangani kasus kasus kelainan vena.  Juga tersedia peralatan laser untuk penanganan kasus kasus kelainan vaskuler superfisial seperti teleangiektasis.
Untuk penanganan kasus kasus deep vein thrombosis, telah dilakukan juga pemasangan vena cava filter, tindakan ini merupakan tindakan minimal invasif dengan menggunakan peralatan angiografi

sejak tahun 2012 telah dimulai pelayanan endovaskuler yang dilakukan di Pusat Jantung Terpadu RSCM dan sampai saat ini sudah banyak pasien dengan kelainan vaskuler yang menjalani prosedur minimal invasif dengan pelayanan endovaskuler yang sederhana sampai kasus yang rumit seperti tindakan EVAR

Seiring dengan peningkatan usia harapan hidup, maka kedepannya kasus kasus kelainan vaskuler akan sangat meningkat sehingga pengelolaan pasien vaskuler mendapatkan tantangan yang lebih besar karena meningkatnya prevalensi penyakit-penyakit vaskuler.

Sehubungan dengan itu dan juga mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan vaskuler di luar negeri, serta perubahan nama divisi vaskuler diluar negeri maka pada tahun 2010 divisi vaskuler berubah nama menjadi Divisi Vaskuler dan Endovaskuler. Perubahan nama ini mengikuti perubahan nama perhimpunan yang berubah dari Perhimpunan Spesialis Bedah Vaskuler Indonesia menjadi Perhimpunan Spesialis Vaskuler dan Endovaskuler Indonesia. Perubahan ini didasarkan juga atas keinginan untuk berubah kearah yang lebih baik

Dari sisi kwalitas pelayanan saat ini semua modalitas pemeriksaan baik non invasif maupun invasif sudah mampu dilakukan oleh Divisi Vaskuler dan Endovaskuler, demikian juga semua modalitas tindakan baik medikamentosa, pembedahan terbuka, minimal invasif sudah mampu dilakukan . Kedepan dengan selesainya Nasional Vascular Center, maka akan semakin banyak yang bisa dilakukan .

Saat ini sedang diusahakan memperkuat pelayanan vaskuler di daerah yang sudah memiliki spesialis vaskuler

Saat ini Divisi Vaskuler dan Endovaskuler merupakan satu satunya institusi pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan subspesialis vaskuler dan endovaskuler. Peserta didik berasal dari dokter spesialis bedah umum. Sesudah selesai akan mendapatkan sebutan sebagai spesialis bedah konsultan vaskuler yang menangani kasus kasus vaskuler secara komprehensif mulai dari diagnostic, medikamentosa, minimal invasive dan pembedahan terbuka. Spesialis Bedah Vaskuler dan Endovaskuler adalah satu satunya spesialis dibidang vaskuler yang mampu menggunakan semua peralatan diagnostic dan terapeutik pada kasus kasus vaskuler.

Kami mengundang spesialis bedah umum yang tertarik dalam pengembangan ilmu vaskuler untuk ikut menjalani pendidikan spesialis vaskuler di FKUI/RSCM . Berbeda dengan spesialis lain yang ikut menangani kasus vaskuler, maka saat ini spesialis bedah vaskuler adalah satu satunya spesialis bedah yang mampu menangani kasus vaskuler dengan semua modalitas yang tersedia dan mampu menangani komplikasi dari tindakan, serta mempunyai latar belakang spesialis bedah umum yang memilliki pengetahuan luas tentang struktur anatomi dan fisiologi hampir semua organ tubuh.