ESVS merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan setiap bulan September sejak tahun 1987. Kegiatan ESVS yang ke-27 kali ini diadakan di Budapest, Hungaria pada tanggal 18 - 20 September 2013. Pertemuan kali ini membicarakan mengenai Screening, Venous Disease, Vascular access, Training dan Sertification, Diabetic Foot, serta EVST Honorary Lecture. Berikut adalah dokumentasi kegiatan yang diabadikan oleh perwakilan Divisi Bedah Vaskuler dan Endovaskuler RSCM/FKUI, Dr. Muhammad Fauzi, SpB
1. Dr. Muhammad Fauzi, SpB sedang mengikuti workshop trauma vascular di ESVS 2013
2. Bahan training/workshop saat ESVS 2013 di Budapest, Hungaria
3. Dr. Muhammad Fauzi, SpB dan Robotic Endovascular di Budapest, Hungaria
4. Dr. Muhammad Fauzi, SpB dengan President Vascular Surgeon of Italy (Dr. Marco)
5. Dr. Muhammad Fauzi, SpB di depan gedung Kongres Budapest. Tepian sungai Danube, Budapest, Hungaria
Blog ini di dedikasikan untuk dokter bedah vaskuler dan endovaskuler di Indonesia, dan semua orang yang tertarik dengan bidang vaskuler
Jumat, 02 Mei 2014
Selasa, 05 November 2013
Minggu, 13 Oktober 2013
Lumbal simpatektomi surgery di lakukan terhadap pasien buerger disease di RSCM
Bedah vaskular dan endovaskular indonesia |Lumbal simpatektomy surgery | merupakan tekhnik operasi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah vasokonstriksi pembuluh darah perifer pada kaki oleh berbagai sebab , dan penyebab yg di yakini sebagai penyebab utama adalah merokok untuk jangka waktu yang lama. Pada pasien ini setelah di tegakkan diagnosa suatu buerger's desease maka dipersiapkan operasi lumbal simpatektomi. Pada kesempatan di tampilkan gambaran plantar pedis sebelum dan sesudah dilakukan operasi . ketepatan penanganan akan menghindarkan pasien dari amputasi-amputasi selanjutnya.
Senin, 07 Oktober 2013
Pelatihan EVLT oleh Dr Daniel holls dari Swisszerland untuk ahli bedah vascular dan endovaskular di vein klinik jakarta
Bedah vaskular dan endovaskular Indonesia | Pelatihan EVLT | Endovaskular Laaser Therapy yang diadakan selama 1 minggu langsung menangani pasien secara hands on secara maratan dilakukan secara simultan dan komphrehensif mulai dari penegakan diagnosa dengan klinis dan USG doppler , pengenalan mesin endolaser , alat tumeschen dan cara melakukan secara lengkap dan terperinci.Kegiatan yang dilakukan secara maraton dengan 1 -2 pasien sehari dengan pasien yg telah di seleksi ketat artinya memang sesuai dengan standar internasional bahwa penderita memang terindikasi untuk dilakukan tindakan EVLT tersebut.
Tindakan ini relatif baru dan sangat potensil dikembangkan di kota metropolitan jakarta yang mana masyarakat kotanya telah mulai sadar dan mengerti akan arti pentingnya perawatan kaki yg indah dan menarik dalam menunjang karir dan pekerjaan ke depan. Tidak hanya artist dan publik figur yg memperhatikan penampilan kedepan . Masyarakat awam dan terpelajar dari generasi muda yang dinamis kedepan juga akan mengoreksi penampilan dengan makin maraknya metrosexual dan intergender penampilan kedepan.
post by dr ramzi a spb
Tindakan ini relatif baru dan sangat potensil dikembangkan di kota metropolitan jakarta yang mana masyarakat kotanya telah mulai sadar dan mengerti akan arti pentingnya perawatan kaki yg indah dan menarik dalam menunjang karir dan pekerjaan ke depan. Tidak hanya artist dan publik figur yg memperhatikan penampilan kedepan . Masyarakat awam dan terpelajar dari generasi muda yang dinamis kedepan juga akan mengoreksi penampilan dengan makin maraknya metrosexual dan intergender penampilan kedepan.
post by dr ramzi a spb
Minggu, 06 Oktober 2013
Kolegium Bedah Vaskuler dan Endovaskuler indonesia mengucapkan Selamat hari Raya Idul Adha..
Bedah vaskular dan endovaskular indonesia | Segenap Pimp dan Staff kolegium Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia dan divisi Bedah Vaskular dan Endovaskular UI/RSCM Mengucapkan selamat Hari raya Idul Adha
"There are a few things in vascular surgery that with a little effort cannot be made more difficult "
J.M.Porter 1995
Ucapan Selamat kepada Dr Agnes SpB atas kenaikan pangkat menjadi letnan kolonel TNI Angkatan Laut
Bedah vaskular dan endovaskular indonesia | Ucapan Selamat kepada Dr Agnes indriati SpB dan teman-teman atas kenaikan pangkat dari mayor TNI angkatan laut menjadi letnan kolonel TNI Angkatan laut | Semoga karir militer dan pendidikan bedah vaskuler semakin berhasil dan meningkat pada masa-masa kedepannya.
post by dr ramzispb
post by dr ramzispb
Selasa, 01 Oktober 2013
Ulkus kaki yang tidak sembuh-sembuh............
Bedah vaskular dan endovaskular Indonesia | Borok yg tidak sembuh kenapa ya ?Ulkus atau borok pada kaki bukanlah kejadian jarang atau langka . Luka kecil akibat benturan , kecelakaan . terinjak paku atau benda tajam , gatal pada kulit kaki yang digaruk , tusukan kuku pada kulit dan banyak lagi penyebab luka kecil yang tidak disangka-sangka lalu berlanjut dan berkembang menjadi infeksi yang luas , bork dan gangrene . Faktor penyakit lain yang mendasari sebagai underline desease atau juga disebut co morbid faktor seperti usia tua dengan atherosclerosis ringan sampai berat , diabeter melitus , hipertensi berat , merokok , gemuk , orang yang lama berbaring , penderita dengan gizi dan keadaan umum jelek.
Kamis, 26 September 2013
Endovaskular skill suatu kemajuan penanganan kasus bedah vaskular kedepan..
Bedah vaskular dan endovaskular indonesia | Endovaskular | Bagi seorang ahli bedah vaskular keahlian endovaskular atau endovaskular skill merupakan bagian yang tidak terpisahkan lagi dalam penatalaksanaan pasien secara komprehensif.Dan sejogyanya perkembangan endovaskular yang relatif baru bergulir akan terus berjalan dan mengalami perkembangan sesuai kebutuhan akan perlunya penatalaksanaan kesehatan berbasis teknologi dan alat guna menghasilkan pelayanan yg paripurna kedepannya.
Penanganan endovaskular oleh div bedah vaskular dan endovaskular RSCM jakarta
LUKA PADA KAKI PENDERITA DIABETES
KAKI DIABETIK
Sangatlah penting untuk melakukan pemeriksaan denyut nadi
kaki pada pasien dengan DM. Semua pasien dengan DM diatas usia 50 tahun harus
di periksa ankle-brachial index (ABI),
dengan ada atau tidaknya ulkus diabetikum. Indeks tersebut diukur
dengan menghitung rasio tekanan sistolik tertinggi di ankle dibagi dengan tekanan tertinggi di lengan. Normal ABI berkisar antara 0,9–1,3 , nilai kurang dari
0,9 menandakan adanya PAD. Pada DM, atherosklerosis dapat menyebabkan
terjadinya kalsifikasi arteri yang berat dan ABI berada diatas normal (> 1,30). Untuk mendiagnosis PAD itu perlu
dilakukan pemeriksaan dengan TBI (toe-brachial
index), yang bila dikombinasikan dengan hasil anamnesis dan pemeriksaan
fisik merupakan salah satu cara diagnosis non invasif yang dapat dipercaya.
Ulkus pada kaki diabetik dapat di bagi atas :
Ulkus Neuropati
Ulkus
neuropati biasanya muncul pada sisi plantar dari telapak kaki dibawah kaput
metatarsal atau sisi plantar dari jari-jari. Penyebab paling sering dari
ulserasi adalah tekanan mekanik berulang saat berjalan yang menyebabkan
terbentuknya kalus, suatu lesi preulseratif pada kaki neuropati. Bila dibiarkan
menjadi tebal, kalus akan menekan jaringan lunak dibawahnya dan menyebabkan
ulserasi. Suatu lapisan keputihan, maserasi, jaringan yang lembab ditemukan
dibawah kalus, yang merupakan indikasi untuk dilakukan pengangkatan segera
terhadap kalus tersebut. Bila kalus tidak diangkat, dapat terjadi proses
autolisis inflamasi dan hematoma yang terjadi dibawah kalus. Hal ini
menyebabkan terjadinya nekrosis jaringan, berupa suatu rongga kecil yang berisi
cairan serous, memberi penampakan seperti lepuhan dibawah kalus. Pengangkatan
kalus menampakan ulkus.
Ulkus
Neuroiskemik
Ulkus
neuroiskemik seringkali terlihat pada tepi kaki, khususnya di permukaan medial
dari sendi metatarsophalangeal pertama dan diatas sisi lateral sendi
metatarsophalangeal kelima. Dapat juga muncul di jari dan dibawah
kuku kaki bila kuku tersebut menjadi lebih tebal. Tanda klasik dari preulserasi
pada kaki neuroiskemik adalah kemerahan dikulit, yang seringkali disebabkan
karena sepatu yang sempit atau bentuk slop, menimbulkan gesekan berulang pada
sisi dari kaki. Tanda awal dari ulserasi iskemik adalah lepuhan superfisial
yang timbul sekunder akibat gesekan.
Prinsip
amputasi untuk ulkus kaki diabetikum adalah melakukan tindakan amputasi
sedistal mungkin. Hal ini mempunyai keuntungan yang potensial dalam mengurangi
ukuran dan berat dari alat prosthetik, memperbaiki kapasitas fungsi secara umum
dan mengurangi energi yang diperlukan saat berjalan.
Kombinasi dari proses ulserasi dan sepsis pada kaki iskemia
mempunyai risiko tinggi terjadinya gangren, dan penilaian awal terhadap
vaskularisasi serta penatalaksanaannya merupakan kunci untuk menghindari
terjadinya amputasi mayor.
Penentuan level amputasi dilihat dari kondisi umum
pasien. Besarnya energi yang dibutuhkan untuk mobilisasi sesuai dengan level
amputasi. Pada pasien usia tua dengan penyakit penyerta yang komplek, tidak
dianjurkan mobilisasi apabila dilakukan amputasi pada level proksimal. Jika
pasien mempunyai fungsi kognitif, keseimbangan, kekuatan dan motivasi umtuk
mobilisasi, maka level amputasi dilakukan sedistal mungkin pada bagian yang
sehat untuk memaksimalkan fungsi. Tetapi pada pasien yang immobilisasi,
sebaiknya dilakukan amputasi transfemoral atau disartikulasi lutut karena
mempunyai resiko yang lebih rendah .
Proses penyembuhan luka merupakan
suatu proses yang kompleks, pada ulkus diabetikum membutuhkan suatu
angiogenesis, deposisi dari matriks ekstraseluler, kontraksi dan epitelisasi.
Luka yang telah sembuh secara ideal mempunyai struktur anatomi yang normal,
fungsi dan rupanya. Luka yang telah
sembuh dicirikan oleh adanya perbaikan fungsi dan anatomis, tidak ada kalus
atau drainase dan telah mengalami proses
epitelisasi penuh. Menurut International Consensus on the
Diabetic Foot 2003, batasan dari sembuh adalah epitelisasi yang terjadi tanpa
eksudat atau epitelisasi yang dapat dipertahankan dalam waktu 28 hari.
Oleh : Mulawardi
Rabu, 18 September 2013
Ada yang tahu Visi bedah vaskular itu apa ....?
Bedah Vaskuler dan endovaskuler indonesia
V : Visioner
A : Aktual
S : Simpatik
K : Kharismatik
U : Unggul
L : Loyal
E : Edukatif
R : Ramah
V : Visioner
A : Aktual
S : Simpatik
K : Kharismatik
U : Unggul
L : Loyal
E : Edukatif
R : Ramah
the visioner team of vaskuler indonesia
Minggu, 15 September 2013
Jalan-jalan ke pulau tidung kepulauan seribu ....melepas penat.
Bedah vaskular dan bedah vaskular indonesi | Traveling ke Pulau Tidung kepulauan seribu week end 14-15 september 2013 | Setelah capek beraktifitas senin sampai jumat dengan rutinitas dengan perencanaan yang mendadak dan dengan lobby dan fasilitasi dari salah satu atase pariwisata dari kedutaan besar negara sahabat dan melalui pendekatan dari dr fauzi spb maka perncanaan untuk berlibur akhir minggu dapat kita realisasikan.
Sabtu pagi sesuai rencana pada jam 07.30 setelah kumpul di div bedah vaskular dan endovaskular RSCM kami Dr Dedy G Pratama SpB (K)V , Dr Jaka SpB , Dr Vendri SpB , Dr Mulawardi SpB , Dr Fauzi SpB dan Dr Ramzi A Spb bergerak ke ancol melalui pelabuhan marina ancol dengan tiket yang telah di ambil menuju ke kapal fibre yang akan membawa kami ke Pulau tidung kepulauan seribu jakarta.
Jumat, 13 September 2013
Selasa, 10 September 2013
2 cara terbaru penanganan varises dengan sayatan kecil di div bedah vaskular jakarta
VARISES
Merupakan kelainan
vena superfisial, ini adalah berupa pelebaran diameter (dilatasi) lumen pembuluh
darah vena dan yang berjalan berkelok-kelok sedemikian rupa
sehingga penyakit ini bukan hanya menimbulkan masalah gangguan kosmetik saja
tetapi juga dapat menimbulkan masalah
gangguan fungsi tungkai yang lebih serius.
Terapi minimal invasif pada varises :
1.
Endovenous
Ablation
Terapi menggunakan alat
Radiofrekuensi, yaitu semacam kawat panjang yang dimasukkan ke dalam lumen vena
safena (endoluminal), akan menimbulkan kerusakan dinding dan katup vena safena
(ablasio) oleh pengaruh panas yang membakar yang dihasilakan arus listrik
(thermal electrocoagulation) kerusakan yang terjadi adalah pada sel-sel,
jaringan kolagen mengalami kontraksi dan menimbulkan karbonasi sehingga darah
vena mengalami koagulasi. Menyebabkan vena safena menghilang dan tidak dapat
ditemukan lagi dengan ultrasonografi selama 2 tahun.
2. Endovenous
Laser Treatment atau EVLT.
Dengan
memasukkan sinar laser melalui alat yang dimasukkan ke dalam lumen vena safena
yang juga menimbulkan efek koagulasi, kerusakan/kontraksi kolagen sehingga
terjadi kerusakan dinding vena dan katupnya.
tanpa cahaya di bawah kulit lipat paha terpasang di ujung alat . lampu ini dapat di atur hidup terus menerus atau kedap kedip untuk memudahkan identifikasi posisi tips dari alat laser.
Sabtu, 07 September 2013
Kuliah umum Prof Frans Moll tentang pengalaman operasi Endo vaskular Aneurisma repair di divisi bedah vaskular RSCM
Liputan kuliah umum prof moll dari holland dengan riwayat pengalaman menggunakan minimal invasif endovaskular surgery di belanda. hal ini dapat di lihat dari untaian kegiatan pada foto- foto berikut ini :
Tampak Mayor Dr Agnes SpB diantara prof mool dan supervisor metronic tool from itali ..baloona
Saat memberikan kuliah umum mengenai kasus EVAR yang dilaksanakan di RSCM oleh ahli bedah vaskuler dan endovaskuler . Prof moll terlihat berdiskusi dengan peserta dan sangat setuju dan kagum dengan kemampuan tim EVAR divisi bedah vaskuler RSCM.
Prof moll tengah mempresentasikan kasus evar yang dilakukan beliau dan tengah diskusi serius dengan Dr Alex Jayadi Utama SpB (K) V di ruang pertemuan divisi bedah RSCM / FK UI dengan pemberiaan kenang-kenangan dan cendera mata juga buat kepala bag bedah
Posting by dr ramzi a spb
Demo penggunaan laser terapy pada pasien varises oleh tim bedah vaskular RSCM jakarta
Bedah Vaskular dan endovaskular Indonesia | Endo Vaskular Laser Therapy | EVLT merupakan salah satu pilihan terapi penanganan varises yang relatif aman dan dapat dilakukan dengan pembiusan lokal saja , dengan memberikan hasil yang baik. Pada moment ini dari tiga pasien yang dilakukan tindakan laser terapi semuanya dapat dilakukan dengan baik dan hasil yang didapat sungguh sangat memuaskan.
Foto pasien terakhir yang baru dilakukan beserta seluruh tim demo . tampak pasien sudah dapat berjalan dan berdiri sesaat setelah operasi . Terlihat kedua tungkai pasien setelah di operasi di pasang medical stocking dan pasien langsung bisa pulang berobat jalan.
Kamis, 29 Agustus 2013
Kasus Vaskular Malformations yang ditangani di bagian bedah vaskuler RSCM
Bedah Vaskular dan endo vaskular indonesia | Vaskular Malformasi | Kelainan pembuluh darah yang sering di jumpai pada saat baru lahir atau setelah lahir dan cenderung akan mengalami peningkatan kerap tersembunyi seperti Fenomena gunung es , banyak tersembunyi di tengah masyarakat namun jarang yang sampai di tangan yang berkompeten . Jujur saja kasus ini sering datang kepada ahli bedah di rumah sakit daerah ada yang berdenyut dan ada yang tidak berdenyut . sebagai seorang ahli bedah kebanyakan akan berpikir jika dilakukan operasi secara membabi buta akan terjadi perdarahan yang tidak terkontrol sehingga menimbulkan fobia , ketakutan dan menghindari resiko yang mungkin akan terjadi.
Sehingga akhirnya penderita akan menunggu dan akhirnya tidak dilakukan tindakan apapun. Padahal VM jika tidak di operasi dan dibuang di saat kecil hampir di pastikan bahwa penanganan kedepan akan semakin sulit dan semakin beresiko besar .
Sehingga akhirnya penderita akan menunggu dan akhirnya tidak dilakukan tindakan apapun. Padahal VM jika tidak di operasi dan dibuang di saat kecil hampir di pastikan bahwa penanganan kedepan akan semakin sulit dan semakin beresiko besar .
Sayangi kaki sendiri
Sayangi kaki sendiri.
Varises ...... pernah dengar, lihat atau malah merasakannya ?
Terus gimana kita bisa tahu itu varises ?
kalau yg udah terlihat itu berarti sudah lanjut, cara tahu lebih dini gimana ?
ada cara yg praktis :
1. Rasakan
2. Lihat
3. Cari dokter, periksakan
Rasakan, kaki dengan varises akan sering terasa pegal, misal sesudah berdiri lama atau sesudah perjalanan jauh- naik bus atau penerbangan yang lama
Lihat, terlihat pembuluh darah balik di kaki yang melebar dan berkelok-kelok
Cari dokter, bukan utk kenalan tapi untuk periksakan keluhan dan yang terlihat tadi. dokter akan memeriksa apa yg jadi masalah dan untuk varises salah satu pemeriksaannya dengan menggunakan USG
Varises ...... pernah dengar, lihat atau malah merasakannya ?
Terus gimana kita bisa tahu itu varises ?
kalau yg udah terlihat itu berarti sudah lanjut, cara tahu lebih dini gimana ?
ada cara yg praktis :
1. Rasakan
2. Lihat
3. Cari dokter, periksakan
Rasakan, kaki dengan varises akan sering terasa pegal, misal sesudah berdiri lama atau sesudah perjalanan jauh- naik bus atau penerbangan yang lama
Lihat, terlihat pembuluh darah balik di kaki yang melebar dan berkelok-kelok
Cari dokter, bukan utk kenalan tapi untuk periksakan keluhan dan yang terlihat tadi. dokter akan memeriksa apa yg jadi masalah dan untuk varises salah satu pemeriksaannya dengan menggunakan USG
Senin, 01 Oktober 2012
Rabu, 06 Juni 2012
Langganan:
Postingan (Atom)



















